ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH DESA | SCHOLAE

Dapat Dukungan 32 Provinsi, Airlangga Didaulat Kembali Jabat Ketum Golkar

Kamis , 19 September 2019 | 16:42
Dapat Dukungan 32 Provinsi, Airlangga Didaulat Kembali Jabat Ketum Golkar
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya Airlangga Hartarto.(Net)

JAKARTA, ARAHPOLITIK.COM - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan menyebut bahwa Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar dari 32 provinsi telah menyatakan dukungan terhadap Airlangga Hartanto untuk kembali menjabat Ketua Umum Golkar periode 2019-2024.

"Soal pilihan politik, sejauh yang saya tahu dukungan sangat kuat kepada pak Airlangga, itu setidaknya saya lihat dari 34 provinsi, sudah ada 32 provinsi yang menyatakan dukungan secara resmi kepada Pak Airlangga," ujar Ace di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Ace mengatakan, hal tersebut menjadi bukti bahwa dukungan terhadap Airlangga untuk kembali memimpin Golkar semakin menguat.

Menurut dia, menguatnya dukungan kepada Airlangga cukup beralasan, melihat dari capaian-capaian yang berhasil diraih dalam satu setengah tahun memimpin partai berlambang pohon beringin itu.

Pencapaian itu di antaranya membawa Golkar turut berperan memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019. Selain itu, Airlangga juga berhasil menempatkan Golkar pada peringkat kedua suara terbanyak dalam pemilu tersebut.

Ace menambahkan Airlangga juga dinilai berhasil mengelola faksi-faksi yang ada di internal Partai Golkar.

"Pak Airlangga saya kira berhasil mengakomodasi faksi-faksi itu dengan baik, lalu itu menjadi modal untuk kemudian memenangkan Pemilu 2019," ucap dia sebagaimana diberitakan Antara.

Terkait mulai munculnya berbagai dinamika menjelang dilangsungkannya Musyawarah Nasional Golkar Desember 2019, Ace menegaskan hal tersebut adalah hal yang biasa dan tidak perlu didramatisasi.

"Golkar sekali lagi sudah biasa dengan konflik, dan karena itu kami mampu untuk menggunakannya sebagai efek positif untuk elektoral kami," kata Ace.


Editor : Farida
KOMENTAR