ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH DESA | SCHOLAE

Mbak Tutut Unggah Foto, Doakan Prabowo,Titiek dan Anak Mereka Didit Jadi Keluarga Bahagia

Sabtu , 08 Juni 2019 | 01:24
Mbak Tutut Unggah Foto, Doakan Prabowo,Titiek dan Anak Mereka Didit Jadi Keluarga Bahagia
Hari Raya Idul Fitri, pose bersama keluarga: Prabowo Subianto, Titiek Soeharto dan Didit putranya. (Net)

JAKARTA, ARAHPOLITIK.COM - Momentum Idul Fitri tahun ini diramaikan sejumlah fenomena menarik. Tidak hanya tentang politik dan hukum juga berita seputar keluarga para elit politik. Salah satunya tentang Prabowo bersama isteri dan anaknya.

Ramai beredar di media sosial foto Prabowo berpose bersama anaknya Didit dan isterinya Titiek Soeharto. Foto sekeluarga dari Calon Presiden Prabowo Subianto ini memantik keingintahuan publik.

Siti Hardijanti Rukmana atau biasa disapa Mbak Tutut, putri pertama mantan Presiden Soeharto, yang mengunggah foto tersebut di akun media sosialnya.

Dalam unggahan itu terlihat sejumlah foto Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto bersama Prabowo  Subianto dan Ragowo 'Didit' Hediprasetyo. Ketiganya duduk berdampingan sebagaimana sebuah keluarga yang harmonis dan utuh.

Seperti diketahu publik, selama ini pasangan Prabowo dan Titiek Soeharto ini pisah sejak turunnya Soeharto dari kursi presiden tahun 1998 lalu. Belakangan tersiar khabar jika Titiek dan Prabowo kembali dekat atas inisiatif anak semata wayang mereka, Didit.

 “Sebagai anak, Didit ingin melihat kedua orangtuanya harus rujuk kembali,” cerita seorang yang dekat dengan keluarga Cendana.

 Boleh jadi dalam momentum Idul Fitri inilah niat itu dilakukan seperti terlihta dalam unggahan itu.

 Dalam keterangan, Mbak Tutut menulis jika mendoakan mereka bertiga menjadi keluarga bahagia.

"Semoga menjadi keluarga bahagia selamanya...Aamiin," tulis Tutut di akun Twitternya, @TututSoeharto49, pada Kamis (6/6/2019).

Terlihat di laman media sosial itu, Mbak Tutut meng-upload sejumlah foto dimana Prabowo tampak mengenakan kemeja lengan pendek berwarna biru muda dipadu dengan celana hitam.

Sedangkan Titiek dan Didit senada mengenakan busana berwarna putih. Mereka duduk di sebuah sofa dengan Prabowo berada di tengah diapit Titiek dan Didit.oo

Dalam keterangan foto yang diunggah Tutut tertulis "Halal Bihalal di Cendana, 5 Juni 2019".

Saat hari pertama Idul Fitri, Rabu, 5 Juni lalu, Prabowo memang bersilaturahmi ke keluarga Soeharto yang tinggal di Jalan Cendana, Menteng, Jakarta Pusat.

Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus calon presiden 02 itu bertolak ke Cendana setelah salat Id di Masjid Nurul Wathan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan hubungan Prabowo dengan Titiek memang berjalan baik sedari dulu. Menurut dia, banyak yang mendorong agar Prabowo dan Titiek bersama kembali. Namun, kata Riza, tak ada perbedaan hubungan Prabowo dan Titiek sedari kenal, menikah, hingga sekarang.

"Terkait rujuk itu memang banyak sekali keinginan dari masyarakat. Semua ingin Mbak Titiek dan Pak Prabowo itu rujuk kembali secara formal, sekalipun secara khusus kan memang enggak ada perbedaan, secara umum juga enggak ada perbedaan. Artinya hubungannya baik," ujar Riza ketika dihubungi, Jumat (7/6/2019).

Prabowo dan Titiek menikah pada tahun 1983. Mereka dikaruniai seorang anak, yaitu Didit. Keduanya tak lagi terlihat bersama setelah Soeharto, ayah Titiek, lengser dari jabatan presiden di tahun 1998. Kendati begitu, keduanya terlihat kerap tampil bersama di masa kampanye pemilihan presiden 2014 dan 2019 ini.

Riza mengatakan Titiek gencar membantu Prabowo berkampanye. Menurut Riza, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya itu ikut menggalang pendukung yang utamanya terdiri dari kaum emak dalam sejumlah kegiatan.

"Mbak Titiek juga banyak membantu di pilpres, (membuat) berbagai event sampai ke daerah-daerah," kata dia.

Artinya, Riza menambahkan, foto Prabowo, Titiek, dan Didit di momen Idul Fitri itu adalah foto yang lumrah. Toh di pelbagai momen lain di luar hari raya, kata Riza, Prabowo dan Titiek kerap tertangkap kamera sedang bersama.*


Editor : Stanis Herin
KOMENTAR