ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH DESA | SCHOLAE

Jokowi Deklarasi Kemenangan di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Jakpus. Ini Isi Pidato Lengkapnya!

Rabu , 22 Mei 2019 | 00:11
Jokowi Deklarasi Kemenangan di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Jakpus. Ini Isi Pidato Lengkapnya!
Presiden Jokowi sebagai petahana dan pemenang Pilpres 2019 duduk di antara ibu-ibu. (Net)

JAKARTA, ARAHPOLITIK.COM - Calon Presiden inkumben Joko Widodo mendeklarasikan kemenangan Pilpres 2019  di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/ 2019). Pada kesempatan itu, Jokowi didampingi calon wakil presidennya Ma'ruf Amin.

Lokasi yang dipilih sebagai tempat deklarasi berada di tengah jalan di Kampung Deret RT 13, RW 01, Tanah Tinggi. Jokowi tiba pukul 12.35 WIB. Ia langsung masuk ke Kampung Deret yang berlokasi persis di sebelah rel kereta api. Warga menyambutnya dengan gembira.

Kedatangan Jokowi memang terhitung mendadak. Semula tak banyak warga yang tahu bahwa Jokowi akan mendeklarasikan kemenangannya.

Jokowi-Maruf melakukan deklarasi setelah Komisi Pemilihan Umum mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pada Salasa dinihari tadi, 21 Mei 2019.

Dalam rekapitulasi KPU Jokowi - Ma'ruf memperoleh suara 55,50 persen, sedangkan pasangan Prabowo - Sandiaga mendapat 44,50 persen.

Begitu tiba di Kampung Deret, Jokowi duduk bersama ibu-ibu warga setempat. Ia melayani pertanyaan dan ajakan swafoto warga. Sekitar pukul 12.55 WIB, Ma'ruf yang baru saja dari Kantor Majelis Ulama Indonesia, tiba dan bergabung dengan Jokowi.

Jokowi mengaku tak ada alasan khusus bagi dia memilih lokasi ini.

 "Sambil nengok Kampung Deret yang dulu kita bangun," kata Jokowi tersenyum.

Kampung Deret ini dibangun ulang pasca kebakaran 2013. Jokowi yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, membangun ulang daerah itu menjadi kampung deret. 

Berikut ini pidato kemenangan Jokowi.

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Salam Sejahtera
Om swastiastu
Namo budaya
Salam kebajikan

 Kita bangsa Indonesia, patut berbangga, patut berbahagia, patut bersyukur bahwa kita telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa. Dewasa dalam berdemokrasi, dewasa dalam berbangsa dan bernegara, dewasa dalam ber-ideologi Pancasila

 Kita bersyukur dan berbangga, bahwa di tengah keberagaman, kita telah dewasa dalam menjaga perdamaian. Dewasa dalam mengelola perbedaan dan dewasa dalam menjaga dan memperkokoh persatuan.Bukti nyatanya adalah, kedewasaan kita dalam berdemokrasi, kemampuan kita untuk menyelesaikan pemilu yang jujur dan adil, serta pemilu yang penuh perdamaian dan kegembiraan.

 Pemilu demi pemilu telah kita lalui dengan penuh kedewasaan. Pemilu yang sekarang ini, saya yakin akan bisa kita lalui secara damai dan sesuai amanat konstitusi kita.

 Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, rekapitulasi nasional Pemilu Serentak 2019 pada dini hari tadi, rakyat Indonesia telah menentukan pilihannya dalam pileg dan pilpres. Inilah makna hakiki dari rakyat yang berdaulat

 Saya dan Kyai Ma’ruf Amin mengucapkan terimakasih kepada seluruh rakyat Indonesia di manapun berada atas kepercayaan yang diberikan kepada kami.

 Kepercayaan dan amanah rakyat kepada kami tersebut akan kami wujudkan dalam program-program pembangunan yang adil dan merata, untuk seluruh golongan dan lapisan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.

 Setelah dilantik di bulan Oktober nanti, kami adalah Presiden dan Wakil Presiden seluruh rakyat Indonesia. Kami adalah pemimpin dan pengayom dari 100% rakyat Indonesia. Kami akan berjuang keras, demi terwujudnya keadilan sosial, bagi seluruh rakyat, bagi 100% rakyat Indonesia

 Marilah kita bersatu padu membangun bangsa dan Tanah Air tercinta demi kedamaian & kesejahteraan generasi kita, serta generasi anak cucu kita di masa depan.

 Terakhir, saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas kinerja Penyelenggara dan Pengawas Pemilu. Kepada tokoh masyarakat dan juga peserta pemilu, kepada aparat keamanan, serta semua pihak termasuk para saksi yang telah siang malam bekerja dengan tulus demi Pemilu yang jujur dan adil.

 Terimakasih,
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 


Editor : Stanis Herin
KOMENTAR