ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH DESA | SCHOLAE

KPU: Penetapan Hasil Pilpres di Dini Hari Disetujui Saksi Prabowo

Rabu , 22 Mei 2019 | 00:07
KPU: Penetapan Hasil Pilpres di Dini Hari Disetujui Saksi Prabowo
Anggota Komisioner KPU Ilham Saputra. (CNN Indonesia)

JAKARTA, ARAHPOLITIK.COM - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan tidak ada yang aneh dengan pengumuman perolehan suara Pemilu 2019 yang berlangsung pada dini hari tadi. Pernyataan ini disampaikan menjawab tanggapan dari kubu paslon Prabowo-Sandi yang menilai janggal pengumuman dilakukan malam hari, jelang subuh.

 Dijelaskan, keputusan itu diambil lantaran proses rekapitulasi suara tingkat nasional baru selesai dini hari.

"Tidak ada yang janggal. Ketentuan undang-undang, pengumuman perolehan suara paling lambat 35 hari setelah pencoblosan, jatuhnya tanggal 22 Mei 2019. Tapi karena rekap provinsi dan luar negeri sudah selesai, maka kami tuntaskan malam tadi," katanya lewat pesan singkat, Selasa, (21/5/2019.

Ilham menjelaskan proses yang berlangsung hingga dini hari, turut dihadiri saksi dari para peserta pemilu, termasuk perwakilan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Ilham, rapat pleno penghitungan suara yang berlangsung hingga malam dan tidak diskors telah mendapat persetujuan dari seluruh pihak yang hadir.

"Kan, disetujui oleh para saksi. Nggak ada pemaksaan. Semua sudah selesai rekap provinsi maupun luar negeri," ujarnya.

Sebelumnya, calon presiden Prabowo Subianto menilai pengumuman perolehan suara Pemilu 2019 yang berlangsung dini hari tadi janggal. Alasannya, penetapan itu dilakukan KPU menjelang pukul 02.00 pagi saat masih sunyi senyap.

Dia berujar bahwa di waktu tersebut orang-orang sedang terlelap, tetapi ada juga yang bahkan belum tidur.

"Tadi pagi sekitar jam 2 pagi senyap-senyap begitu, di saat orang-orang masih tidur atau belum tidur sama sekali," kata Prabowo dalam jumpa pers di rumahnya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Secara terpisa koordinator juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan pemilihan waktu penetapan hasil rekapitulasi pada dini hari itu ganjil. Dia beranggapan pengumuman semacam itu lazimnya pada siang hari.

"Biasanya kan siang atau pagi begitu lho. Itu janggal kan, dipaksakan jam satu kira-kira begitu, janggal bin ganjil," kata Dahnil secara terpisah.

KPU telah merampungkan rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019. Untuk pemilihan presiden, pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapat 85.607.362 suara atau sebesar 55,50 persen.

Adapun pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mendapat 68.650.239 suara atau sebesar 44,50 persen. Total jumlah sah pada pemilu 2019 mencapai 154.257.601.*


Editor : Stanis Herin
KOMENTAR