ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH DESA | SCHOLAE

Ferdinand Hutahaean: Partai Demokrat Tidak Memiliki DNA Oposisi

Minggu , 09 Juni 2019 | 00:34
Ferdinand Hutahaean: Partai Demokrat Tidak Memiliki DNA Oposisi
Ferdinand Hutahaen.

JAKARTA, ARAHPOLITIK.COM – Ferdinand Hutahaen, Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat mengatakan Parta Demokrat hampir tidak memiliki DNA untuk menempatkan diri sebagai oposisi.

“Sejauh ini Demokrat condong sebagai partai penengah atau pendukung pemerintah,” kata dia saat dihubungi, Sabtu (8/6/2019).

Namun demikian Ferdinand mengatakan sampai saat ini partai masih belum menentukan arah politik, bergabung dengan koalisi pemerintah atau tidak. Saat ini partai lebih dulu fokus menyelesaikan kewajiban sosial keluarga besar Susilo Bambang Yudhoyono, atas meninggalnya Ibu Ani Yudhoyono.

“Setelah itu partai akan kembali melanjutkan percaturan politiknya,” ucap Ferdinand.

Pada saat itu tiba, ia memastikan akan ada perkembangan.

“Tunggu saja bagaimana perkembangannya nanti, apakah Partai Demokrat akan tetap menjadi partai penyeimbang atau partai pemerintah,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Sekjend Partai Demokrat Andi Arief mengungkapkan bahwa Partai Demokrat saat ini memiliki hak menentukan arah politiknya.

 Untuk itu, Partai Demokrat bisa keluuar dari koalisi pendukung Prabowo – Sandiaga. Urusan di Pilpres itu karena koalisi bukanlah fusi. Saat ini mereka tinggal menunggu hasil gugatan sengketa hasil pemilihan presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi.

 Tim kampanye Naisonal Joko Widodo - Ma'ruf Amin menyambut positif kemungkinan bergabungnya Partai Demokrat ke koalisi pendukung pemerintah.

 Mereka menilai langkah dua pimpinan Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono, menghadiri open house Presiden Jokowi sebagai sesuatu yang positif. Kunjungan itupun dilanjutkan ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, merupakan gesture politik yang baik.

"Tentu ini akan semakin menyejukkan suasana politik yang agak memanas akhir-akhir ini," kata Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Ahmad Rofiq , Kamis (6/6/ 2019) lalu.

Rofiq menilai kedatangan dua anak Susilo Bambang Yudhoyono itu, lebih dari sekadar bersilaturahmi di Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah ini.

Ia melihat kedatangan kedua pimpinan teras Partai Demokrat sekaligus anak mantan Presiden SBY itu membawa pesan dari jajaran pimpinan Partai Demokrat kepada Jokowi. Boleh jadi intinya, pimpinan mantan Presiden SBY itu telah menerima hasil pemilu dan siap untuk mendukung pemerintahan.


Editor : Stanis Herin
KOMENTAR