ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

NasDem Dukung Himbauan Presiden Jokowi soal Pengusaha Muda Hijrah ke Budaya Produktif

Minggu , 04 November 2018 | 18:09
NasDem Dukung Himbauan Presiden Jokowi  soal Pengusaha Muda Hijrah ke Budaya Produktif
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni. (Net)

JAKARTA, ARAHPOLITIK.COM - Presiden Jokowi meminta para pengusaha muda untuk merubah budaya konsumtif ke produktif. Pernyataan itu direspon baik oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni.

Menurut Anggota Komisi III DPR ini, pihaknya mendukung himbauan Presidenn Joko Widodo agar pengusaha muda harus mampu berkolaborasi satu dengan yang lain agar mampu mengembangkan ide-ide dengan peluang baru. Hal itu menyusul imbuan presiden Joko Widodo yang meminta pengusaha muda untuk hijrah dari budaya konsumtif ke produktif. Imbauan tersebut mendapat dukungan anggota DPR RI.

“Saya sependapat dan mendukung Pak Jokowi. Pengusaha muda harus mampu berkolaborasi satu sama lain sehingga memunculkan ide dan peluang baru. Dengan langkah itu, tenaga kerja yang terserap juga akan bertambah,” kata Ahmad Sahroni dalam keterangan persnya, Minggu (4/11/2018).

Menurutnya, langkah ini sebagai bentuk menangkal monopoli dan meminimalisir dikuasainya perekonomian oleh negara asing.

Dikatakan, pemerintah telah memiliki KPPU sebagai lembaga yang mengawasi persaingan usaha, salah satu monopoli. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktik Monopoli Dan Persaingan Usaha.

“Monopoli membuat persaingan usaha tidak sehat dan dapat menimbulkan perpecahan. Selain menghilangkan monopoli, melalui kolaborasi, sektor usaha baik jasa maupun perdagangan kita akan semakin sulit dikuasai negara asing. Ini harus dilakukan, terlebih pasar global sudah menanti di tahun 2020,”jelasnya.

Selain itu dia juga mengingatkan soal makna hijrah terhadap pengusaha muda juga mencakup emosional dan kesabaran.

Menurut Politikus Partai NasDem itu, pengusahan muda mampu menguasai teknologi serta informasi dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Sependapat dengan pernyataan yang pernah dilontarkan Ketua DPR Bambang Soesatyo, Sahroni mengingatkan pengusaha Indonesia akan tertinggal jauh dalam perekonomian dunia.

“Pengusaha muda harus mengusasi tekonologi dan informasi, jangan sampai tertinggal di era Revolusi Industri 4.0,” ujarnya berpesan.

Diketahui sebelumnya, dalam acara pembukaan Rapat Kerja Nasional Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) di hotel Fairmont Jakarta, Jokowi meminta agar para pengusaha muda berhijrah. Disamping mengingatkan pentingnya kesabaran dalam dunia usaha, hal lain yang ditekankan Jokowi adalah kompetisi dan kolaborasi pengusaha muda.

“Berhijrah dari yang konsumtif menjadi produktif, hijrah dari yang marah-marah ke yang sabar karena sabar dan pekerja keras adalah ciri-ciri HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia)," kata mantan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengingatkan.

"Hijrah dari yang senang perpecahan jadi yang senang persatuan, hijrah yang dari tadinya seneng monopoli jadi seneng kompetisi jangan mau mendapat proteksi saja, dan terakhir hijrah dari individualis menjadi kolaborasi, kerja sama-sama," tegas dia. (Laporan: Rafael)

 

KOMENTAR