ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH DESA | SCHOLAE

Presiden Jokowi Ingatkan Politik Identitas Bahayakan Keutuhan Bangsa

Selasa , 18 Juni 2019 | 01:30
Presiden Jokowi Ingatkan Politik Identitas Bahayakan Keutuhan Bangsa
Presiden Joko Widodo (Ist)

JAKARTA, ARAHPOLITIK.COM – Presiden Joko Widodo berharap politik identitas tidak terjadi dalam pilkada mendatang. Presiden mengingatkan jika politik identitas sangat berbahaya bagi keutuhan bangsa.

"Jangan sampai ada lagi di pilkada, entah pemilihan Wali Kota, Gubernur, Bupati masih ada politik identitas, SARA. Yang berkaitan dengan SARA sangat berbahaya," ujar Jokowi di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (16/6/2019).

Jokowi menuturkan politik identitas tidak boleh dipakai dalam pemilu mengingat kondisi masyarakat Indonesia yang majemuk. Ia berkata Indonesia memiliki keberagaman suku, bahasa, hingga agama.

Lebih lanjut, ditegaska kemajuan pembangunan Indonesia membutuhkan kebersamaan. Sebab, Jokowi menyebut, Indonesia merupakan negara besar.

"Jangan ada yang merasa ini negara kecil. Jangan sampai kita lupa itu. Sebab itu persatuan, kerukunan, dan kerukunan harus terus kita ingatkan," ujarnya.

Sebelumnya, hasil survey LIPI menyatakan politik identitas menjadi faktor tertinggi penghambat Pemilu 2019.

"Para ahli mengatakan potensi yang bisa menghambat penyelenggaraan pemilu yang tertinggi adalah politisasi SARA dan identitas mencapai 23,6 persen," ujarnya, di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan.*


Editor : Stanis Herin
KOMENTAR