ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH DESA | SCHOLAE

Jokowi: Bali Jadi Provinsi Pertama Tanah Bersertifikat Penuh

Jumat , 14 Juni 2019 | 22:05
Jokowi: Bali Jadi Provinsi Pertama Tanah Bersertifikat Penuh
Presiden Joko Widodo di Bali

BALI, ARAHPOLITIK.COM – Presiden Joko Widodo mengatakan Bali akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang seluruh tanahnya memiliki sertifikat tahun ini. Hal ini merupakan pencapaian dari program sertifikasi tanah yang dilakukan pemerintah sejak 2015. 

Pernyataan itu disampaikan kepala negara saat menyerahkan 3 ribu sertifikat hak atas tanah bagi masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Bangli, Bali pada Jumat, (14/6/2019) sebagaimana dilansir Kantor Berita Antara. Sementara sisa sertifikat tanah yang belum dibagikan akan sepenuhnya diserahkan sampai akhir tahun ini. 

"Provinsi Bali nanti yang pertama semua sertifikat selesai tahun ini," ucap Jokowi saat menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat setempat. 

Kendati begitu, Jokowi tidak memungkiri bahwa masih ada puluhan juta bidang tanah yang belum bersertifikat. Berdasarkan catatanya, setidaknya masih ada sekitar 80 juta dari total 126 juta masyarakat yang belum memegang sertifikat atas tanah yang dimilikinya. 

Padahal, sertifikat merupakan bukti hukum atas kepemilikan tanah atau lahan bagi masyarakat. Untuk itu, ia memastikan pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) akan terus mempercepat proses sertifikasi tanah tersebut.

Data Kementerian ATR mencatat setidaknya ada 5.000 sertifikat tanah yang sudah diberikan pada 2016. Kemudian, pada 2017 telah dirampungkan sertifikasi tanah sebanyak 7 juta sertifikat. 

Begitu pula dengan tahun lalu. Sementara tahun ini, pemerintah menargetkan bisa menerbitkan 9 juta sertifikat tanah. 

Terpisah, Menteri ATR Sofyan Djalil mengatakan setidaknya target sertifikasi tanah sudah mencapai 2-3 juta sertifikat pada akhir Mei 2019. Artinya, pemerintah masih harus menerbitkan sebanyak 6-7 juta sertifikat tanah. 

"Biasanya memang sekarang masih lambat, tapi jelang akhir tahun meningkat pesat karena sekarang masih proses pengukuran. Tapi yang pasti Jakarta, Bali, dan Surakarta akan sepenuhnya selesai tahun ini," katanya. 

Sementara pada pembagian 3 ribu sertifikat tanah di Bali hari ini, kepala negara membagikan sertifikat tanah yang tersebar di tujuh kabupaten/kota. Rinciannya, Kota Denpasar sebanyak 25 bidang tanah, Kabupaten Badung 100 bidang tanah, dan Kabupaten Gianyar 300 bidang tanah. 

Kemudian, Kabupaten Klungkung sebanyak 500 bidang tanah, Kabupaten Bangli 1.000 bidang tanah, Kabupaten Karangasem 750 bidang tanah, dan Kabupaten Tabanan 325 bidang tanah.*


Editor : Stanis Herin
KOMENTAR