ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH DESA | SCHOLAE

Ini Kisi-Kisi Soal di Debat Capres-Cawapres Menurut Komisioner KPU

Minggu , 06 Januari 2019 | 17:14
Ini Kisi-Kisi Soal di Debat Capres-Cawapres Menurut Komisioner KPU
Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi. (Harian Nasional)

JAKARTA, ARAHPOLITIK.COM - Kesepakatan antara KPU dengan kedua Timses Pasangan Capres-Cawapres untuk memberikan kisi-kisi soal, kepada paslon seminggu sebelum debat kandidat adalah untuk mengembalikan debat ke khittahnya, yakni sebagai salah satu metode kampanye yang diatur oleh Undang-Undang (Pemilu).

Hal tersebut dikatakan oleh Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi kepada wartawan di Jakarta, Minggu (6/1/2019). Dia juga menegaskan, kampanye sendiri menurut UU Pemilu adalah kegiatan peserta pemilu untuk meyakinkan pemilih dg menawarkan visi, misi, dan program dan/atau citra diri peserta pemilu.

"Dengan memberikan soal sebelummya, maka gagasan yang disampaikan oleh Pasangan Calon bisa lebih diuraikan dengan jelas dan utuh. Apa visinya jika terpilih, apa misinya untuk membangun bangsa, dan apa programnya utk mengatasi berbagai masalah rakyat. Sehingga publik bisa memberikan penilaian bukan berdasarkan informasi yang sepotong-sepotong," kata dia.

Lanjutnya, dengan demikian, yang dikedepankan adalah penyampaian gagasannya, bukan pertunjukan atau shownya. Lagi pula debat kandidat bukanlah acara kuis atau reality show yg penuh tebak-tebakan. Karena bukan itu substansinya. Toh, yang lebih dibutuhkan pemilih adalah gagasannya, visi-misinya. Bukan shownya.

Namun, bukan berarti KPU sama sekali mengabaikan aspek show tersebut. Karena bagaimana pun, debat kandidat adalah kegiatan yg disiarkan secara luas oleh stasiun TV. Karena itu, maka soal-soal yang diberikan tidak sepenuhnya terbuka. KPU mengkombinasikan metode setengah terbuka dan tertutup.

Lanjut dia, untuk setiap segmen, KPU menggunakan metode setengah tertutup, di mana masing-masing Paslon diberikan 5 soal yg sama. Dan masing-masing Paslon akan diundi utk mengambil salah satu di antara 5 soal itu (Jadi bukan dikasih tahu 1 soal seminggu sebelumnya yg pasti akan ditanyakan dlm debat). Karena itu maka setiap Paslon harus tetap menyiapkan diri dg serius. Karena mereka tdk tahu, soal yg mana yg harus mereka jawab. Dan metode ini akan dilakukan utk beberapa segmen.

Kedua, bahwa,dalam salah satu segmen Debat itu, KPU juga menerapkan metode pertanyaan tertutup, di mana antar-Paslon bisa saling mengajukan pertanyaan. Tentu pertanyaan yg sifatnya rahasia. Namun tdk boleh keluar dari tema utama: hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

"Terakhir, bahwa kedua tim sukses Pasangan calon setuju dengan format seperti ini,"tutup komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi.

Laporan: Rafael

KOMENTAR