ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Setiyono, Kepala Daerah ke-17 yang Ditangkap KPK

Jumat , 05 Oktober 2018 | 20:27
Setiyono, Kepala Daerah ke-17 yang Ditangkap KPK
Wali Kota Pasuruan Setiyono

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata alias Alex mengatakan bahwa Walikota Pasuruan Setiyono merupakan kepala daerah ke 17 yang dijerat KPK sepanjang 2018.

“Sepanjang tahun 2018 dari kegiatan tangkap tangan? sampai hari ini ada 16 kepala daerah yang telah diproses. Wali Kota Pasuruan adalah yang ke 17,”ucap Alex, Jumat (5/10) di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Alex melanjutkan, 17 kepala daerah itu meliputi 1 gubernur, 13 orang bupati, dan tiga orang wali kota. Sementara itu, ?untuk total OTT yang dilakukan KPK sepanjang 2018 diungkap Alex ada 22 kali.

Setiyono terjaring OTT KPK Kamis (4/10), setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap proyek lingkungan Pemkot Pasuruan, Setiyono akhirnya ditahan KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Setiyono akan ditahan selama 20 hari kedepan untuk kepentingan penyidikan. “SET (Setiyono) ditahan selama 20 hari kedepan di Rutan Cabang KPK, di Pomdam Jaya Guntur, Jakarta Selatan,” ucap Febri.

Selain Setiyono ada tiga tersangka lainnya, Dwi Fitri Nurcahyo (staf ahli atau Plh Kadis PU Pasuruan), Wahyu Tri Harianto (staf Kelurahan Purutrejo) dan M Baqir (perwakilan CV M).

Dalam perkara ini, Setiyono diduga menerima suap dari M Baqir terkait proyek belanja modal gedung dan pembangunan pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di Pemkot Pasuruan dengan sumber dana APBD TA 2018 melalui sejumlah pihak dan orang dekatnya.

Diduga telah terjadi kesepakatan fee untuk Setiyono sebesar 10 persen dari nilai proyek Rp 2,2 miliar ditambah 1 persen atau 20 juta untuk Pokja.Pemberian dilakukan secara bertahap. Pada 24 Agustus 2018, Baqir mengirim uang Rp 20 juta ke Wahyu Tri untuk Pokja sebagai tanda jadi.

Pada 7 September 2018, tiga hari setelah CV M ditetapkan sebagai pemenang lelang, Baqir kembali mengirim uang ke Setiyono Rp 115 juta melalui orang dekatnya.Sisa komitmen sebesar 5 persen lainnya akan diberikan setelah uang muka atau termin pertama cair.

Penyidik juga menduga proyek di Pasuruan telah diatur Setiyono melalui tiga orang dekatnya yang dikenal dengan sebutan “Trio Kwek-Kwek”.Dalam setiap Setiyono mendapat jatah rata-rata 5-7 persen dari nilai proyek. 

17 KEPALA DAERAH DITANGKAP KPK SELAMA 2018
1. Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif
2 Bupati Jombang Nyono Wihardi
3 Bupati Ngada Marianus Sae
4 Bupati Subang Imas Aryuminingsih
5 Bupati Lampung Tengah Mustafa.
6 Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra
7 Bupati Bandung Barat Abu Bakar
8 Bupati Bengkulu Dirwan Mahmud
9 Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat
10 Bupati Purbalingga Tasdi.
11 Bupati Tulungagung Syahri Mulyo
12 Wali Kota Blitar Muhammad Samnhudi Anwar
13 Bupati Bener Meriah Ahmadi
14 Gubernue Aceh Irwandi Yusuf
15 Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap
16 Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan
17 Wali Kota Pasuruan Setiyono.

KOMENTAR