ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Jangan Gunakan #2019GantiPresiden Saat Daftar Capres-Cawapres

Jumat , 03 Agustus 2018 | 20:16
Jangan Gunakan #2019GantiPresiden Saat Daftar Capres-Cawapres
Suasana Kantor KPU saat verifikasi Bacaleg (KPU.go.id)

Pemeriksaan kesehatan bagi calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pemilu 2019 dilaksanakan satu hari setelah pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Maka dari itu, KPU meminta para calon menjaga kondisi kesehatannya dengan tidak larut dalam euforia pendaftaran bersama pendukung,

Demikian diungkapkan Ketua KPU Arief Budiman dalam sosialisasi mekanisme pencalonan dan penjelasan petunjuk teknis pemeriksaan kesehatan untuk bakal capres dan cawapres oleh KPU, Jumat (3/8) siang.

"Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan satu hari setelah pendaftaran. Makanya, jangan sampai nanti bakal pasangan calon hari ini daftar, kemudian kelelahan karena proses pendaftaran, kemudian bikin acara panjang dengan pendukungnya, padahal besok harus dilakukan pemeriksaan kesehatan. Ini penting diperhatikan," ujar Arief.

Adapun pendaftaran calon presiden dan wakil presiden dibuka mulai Sabtu (4/8) hari ini hingga Jumat (10/8). Arief belum dapat memastikan di rumah sakit mana pemeriksaan kesehatan bagi capres dan cawapres itu dilaksanakan.

Sementara itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengimbau kader partai politik tidak menggunakan tanda pagar #2019gantipresiden saat proses pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden atau proses pemeriksaan kesehatan mereka. "Misalnya tagar-tagar, itu kan seharusnya enggak usah lagi," ujar Anggota Bawaslu Mochammad Afifudin saat dijumpai di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (3/8).

Meski demikian, Afif belum dapat menyebutkan apa sanksi penggunaan tagar itu apabila masih ada yang menggunakannya. "Ini kan belum masa kampanye. Hanya bagaimana prosesnya lancar. Yang penting menjaga agar tetap kondusif," ujar Afif.

Sementara itu, Ketua KPU Arief Budiman, dalam acara sosialisasi mekanisme pencalonan dan penjelasan petunjuk teknis pemeriksaan kesehatan untuk bakal capres dan cawapres oleh KPU juga sudah menyinggung hal itu di depan perwakilan partai politik peserta Pemilu. Arief menegaskan, imbauan tersebut dalam rangka menjaga situasi tetap kondusif dan nyaman menjelang Pemilu 2019.

"Ini sebenarnya imbauan, ya. KPU dan Bawaslu ingin Pemilu ini sejuk, aman dan damai. Jadi saya harap semua mematuhi koridor yang diatur dalam undang-undang maupun peraturan KPU," ujar Arief.

"Jadi, tidak boleh mencela, menghina. Jangan sampai nanti ada kalimat yang memicu timbulnya pertikaian di antara kita. Ikuti saja ketentuan yang ada," lanjut dia.

TAHAPAN PEMILU 2019
* 4-10 Agustus 2018: Pendaftaran Capres-Cawapres
* 8-12 Agustus 2018: Penetapan DCS DPR, DPD, dan DPRD
* September 2018: Penetapan Capres-Cawapres
* September 2018: Penetapan DCT DPR, DPD, dan DPRD
* 13 Oktober 2018 sampai 13 April 2019: masa kampanye
* 4 April-16 April 2019 masa tenang
* 8 April 2019-17 April 2019 pemungutan dan penghitungan suara
* 18 April 2019-22 Mei 2019 rekapitulasi penghitungan suara
* 23 Mei 2019-15 Juni 2019 penyelesaian sengketa hasil pilpres
* Juli-September 2019 peresmian keanggotaan.
* Agustus-Oktober 2019 pengucapan sumpah/janji.

KOMENTAR